serve all & take nothing

Archive for Februari 2008

Putung

Posted on: Februari 16, 2008

Mungkin tak semua orang di Bali tahu dan mengenal daerah bernama Putung. Berjarak sekitar 70km dari Denpasar, dan dapat ditempuh dalam waktu satu setengah jam. Daerah ini terletak tak jauh juga dari kaki Gunung Agung, tepatnya di Desa Selat Kabupaten Karangasem. Tempat ini merupakan salah satu daerah penghasil salak selain Desa Sibetan dan Selat.
Baca entri selengkapnya »

nasi-jinggo1.jpgAda yang bilang nasi jinggo itu makanan khas di Bali. Bagaimana tidak,untuk orang-orang yang suka dengan makanan pedas dan pengennya ditengah malam,nasi jinggolah menu yang paling pas dan mudah ditemukan. Kenapa begitu? karena nasi jinggo ini identik dengan sambalnya yang pedas dan dijualnya malam hari. Kalau dulu adanya baru jam 11 malam ampe jam 1 pagi saja,tapi sekarang nasi jinggo bisa ditemui dari jam 6 sore ampe tengah malam. Sebenarnya porsi si nasi jinggo ini sih ga banyak. Nasi jinggo dibungkus dengan daun pisang, dan hanya berisi nasi, mie, ayam suir, tempe goreng, telur rebus 1/4 butir, dan sambal uleknya yang wajib ada (justru sambal inilah yang menambah citarasa dari nasi jinggo). Baca entri selengkapnya »

ratna-1.jpgPengantin Bali, identik dengan busana pengantinnya yang khas, mencirikan adat dan budaya yang telah melekat sejak dahulu. Cantik, anggun, elegan, dan gagah.  Dahulu busana pengantin bukanlah suatu kriteria yang penting pada sebuah upacara pernikahan di Bali, dengan balutan busana seadanya tak menjadi masalah bagi calon pengantin. Yang terpenting hanyalah prosesinya saja. Namun kini busana pengantin telah  menjadi kriteria utama bagi calon pengantin bali disamping prosesinya karena, semuanya telah menjadi satu paket yang sangat diperlukan. ratna2.jpgSeiring dengan perkembangan jaman, telah mempengaruhi model-model pakaian serta riasan pengantin bali. Perubahan itu disertai pula dengan modifikasi-modifikasi tambahan pada jenis pakaian dan riasan yang mencirikan modernisasi namun tetap mengutamakan sentuhan etnik dan budaya, sehingga dengan paduan busana tersebut pasangan pengantin benar-benar terlihat sempurna.

woro-woro bagi semeton blogger yang ada di Bali:

Semeton Belogger yth,

Setelah tertunda bulan lalu, akhirnya kita akan launching komunitas blogger Bali, Bali Blogger Community (BBC) juga bulan ini.

Launching ini sebagai bagian dari kampanye kita untuk mengenalkan blog pada masyarakat, sekaligus mengenalkan BBC. Karena itu, mengundang dengan hangat pada semeton belogger Bali untuk hadir pada Launching BBC yang akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: Minggu/10 Februari 2008
Waktu: Pukul 16.00 s/d 19.00
Tempat: Popo Danes Art Veranda Jl Hayam Wuruk 159 Tanjung Bungkak Denpasar

Selain launching resmi BBC dan website, juga ada acara bebas seperti makan malam, bagi-bagi doorprize, dan seterusnya. Jadi jelas rugi kalau tidak datang. Oya, ada kaos BBC pula untuk yang datang. Tapi kaosnya tidak gratis.

Untuk kepentingan teknis, mohon untuk konfirmasi ke Made Yanuar di 08155734998/yanuar@gmail.com atau Luh De di 08123986124/lodegen@yahoo.com. Bisa juga telepon ke flexi 7989495. Konfirmasi paling telat pada Jumat, 8 Februari 2008 pukul 18.00 Wita.

Demikian undangan ini. Semoga semeton belogger sareng sinami berkenan untuk hadir.

Terima kasih,

Panitia Launching

Ayo..ayo..silakan daftar sekarang….

view1.jpgKampung halamanku Bukit Jambul terletak tak jauh dari kaki Gunung Agung. Daerah ini merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Karangasem. Mengapa kampung halamanku ini diberi nama Bukit Jambul? Konon menurut orang-orang dikampungku, karena di atas bukit sebelah barat terdapat sebuah pohon besar dan rindang yang bila dilihat dari jauh bentuknya menyerupai sebuah jambul dan masih tetap ada hingga kini.view3.jpgDibawah pohon itu tepatnya dipuncak bukit, ada sebuah pura yang *disungsung oleh masyarakat adat didesaku.
Baca entri selengkapnya »

Pernahkah kita sadar, kita dilahirkan dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita melihat yang ada di depan mata, kita lahir dengan dua telinga, satu kiri dan satu di kanan sehingga kita dapat mendengar dari kedua sisi. Menangkap pujian maupun kritikan, dan melihat mana yang benar.
Kita dilahirkan dengan otak tersembunyi di kepala,sehingga bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya. Tak seorangpun yang dapat mencuri isi otak kita, yang lebih berharga dari segala permata yang ada.
Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun cukup dengan satu mulut. Karena mulut tadi adalah senjata yang tajam, yang dapat melukai, memfitnah, bahkan membunuh. Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak mendengar dan melihat.
Kita dilahirkan dengan satu hati, yang mengingatkan kita untuk menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati. Belajar untuk mencintai dan menikmati dicintai, tetapi jangan mengharapkan orang lain mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan. Berikanlah cinta tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan menemukan bahwa hidup ini akan menjadi lebih indah.

Sederet nama itu, aku tak lupa
Seraut wajah itu, aku tak lupa
Senyum dibibir itu, aku tak lupa
Suara-suara yang terdengar sepanjang jalan, aku tak lupa
Tawa yang membahana setiap hari, aku tak lupa
Dekapan lembut sang malam, aku tak lupa
Rengkuhan hangat tangan malam, aku tak lupa
Dan kecupan manis angin, akupun tak lupa
Aku tak pernah lupa..
Hingga kini aku tak lupa..

Dps,06 Februari’08