serve all & take nothing

Curhat

Posted on: Desember 21, 2007

Ini pembicaraan antara dua orang yang bernama A dan H di suatu siang
A : Kenapa kamu bisa merasa sakit?
H : Aku bukan sakit, tapi aku sedih. Ah…ternyata ga hanya sedih, sedihku  juga karena   sakit
A : Aku jadi bingung dengan pembicaraanmu, kamu sakit karena dia? kamu  sedih karena dia?
H : He-eh, aku berusaha bersikap biasa, berusaha melupakan segala kenangan       tentang aku dan dia. Aku bisa menerima kenyataan bahwa kini dia sudah  menemukan orang yang mengerti dia
A : Lalu kenapa kamu masih merasa sedih dan sakit? bukankah kamu sudah merelakan kepergiannya untuk bahagia?
H : Aku sedih, karena temanku sendiri kini dekat dengan dia, aku sakit karena  dia bisa dekat dan berbagi cerita dengan temanku sendiri. Aku hanya  kecewa karena posisiku dulu diambil oleh temanku sendiri.
A : Lalu??
H : Yang membuat aku merasa kecewa, kenapa dia bisa berbagi cerita dengan       temanku sendiri sedangkan aku yakin dia tahu dan mengerti apa yang  tersirat dari wajahku. Kenapa temanku sendiri tega bercanda dan tertawa mesra  dengannya dihadapanku tanpa memikirkan perasaanku?
A : Kamu bilang dia sudah menemukan orang lain yang mengerti dia? apakah  itu temanmu?
H : Bukan, dia menemukan orang lain. Tapi sekarang dia juga dekat dengan   temanku. Aku sakit..aku sakit banget, menyadari tempatku diambil oleh  temanku sendiri. Tapi aku ga bisa protes atau marah padanya
A : Kenapa? bukankah mereka telah menyakitimu entah sengaja atau tidak?
H : Karena aku menyayanginya, aku hanya ingin dia bahagia meski aku sendiri tersiksa karena sakit, aku sedang belajar untuk mengikhlaskannya  agar tak merasakan sakit
A : Haruskah seperti itu? yah..demi kebaikan semua pihak, aku hanya  mendoakanmu bisa melewati semuanya dengan baik, jangan lagi ada sakit  🙂
H : Makasi ya, karena hanya kamu yang kini mengerti aku…

6 Tanggapan to "Curhat"

A: Omong-omong, siapa sih teman kamu yang sekarang dekat dengan si dia itu?

H: Ya KAMU! (sambil tangan ngambil sandal, entah untuk diapakan)

he he he… sori. becanda. … jangan marah ya.

#Budi Rahardjo
He..he..he..he….ngambil sandal buat ngelempar orang bang

no problemo bang, ga marah kok

lalu, A dan H pun pacaran. jadinya pagar makan teman. :))

@adek, evrything happens for a reason. Mudah2an si H bisa ikhlas dan lebih focus kedepan aja..cheers🙂

Cemburu itu memang sakit mbak…
Cemburu itu bentuk dan bahasa lainnya dari cinta.

Kunci dari semua itu adalah keiklasan..
Yach.. itulah yang sampai saat ini masih aku pelajari.

LHO.. KOQ SAYA MALAH GANTIAN CURHAT YA!!
MAAF..

#antonemus
Haah…???? hua..ha..ha.ha.. A dan H ga mungkin pacaran bli anton
tapi kalo pagar makan tanaman gimana caranya ya ?🙂

#Made
yup you’re right bli, semua ada alasannya. Semoga si H bisa selalu ikhlas, aku juga berdoa begitu🙂

tetap semangaat!!!!

#Ardjuna
nanti aku sampein ke H mas, kalo dia harus banyak belajar untuk ikhlas he..he..he..

gpp mas, anggap aja curhat ke teman sendiri🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: