serve all & take nothing

Rain

Posted on: Desember 10, 2007

Curhat :

Malam ini hujan turun lumayan deras, jam ayamku menunjukkan pukul setengah delapan malam.
Aku sedang masak mie waktu sang awan memuntahkan tangisnya kebumi. Ah..akhirnya hujan turun juga, setelah beberapa hari dia ga mau menyentuh pertiwi. Sebelum ia menangis semakin keras aku menurunkan beberapa pot tanamanku,supaya mereka juga bisa menikmati kesejukan dan kesegaran yang dibawa oleh tangisan awan.
Aku makan sambil nonton tv, ditemani suara gemericik air yang menyentuh permukaan paving di halaman kos. Diantara lebatnya suara hujan, tiba-tiba aku mendengar suara “te…satee…” itu suara penjual sate ayam yang setiap malam selalu lewat depan kosku.
Tiba-tiba aku terenyuh, ya Tuhan..hujan adalah anugerahMu, hujan adalah berkahMu, aku bersyukur bisa menikmati kesejukan yang dibawa olehnya. Tapi bagaimana dengan mereka yang masih dan tetap harus bekerja mencari sesuap nasi dibawah derasnya hujan?
Bagaimana bila hujan turun setiap hari dan banyak orang yang bekerja dan membanting tulang ditempat terbuka seperti mereka? Pedagang kaki lima, pedagang asongan, buruh bangunan, petani, termasuk salesman dan team pengiriman dikantorku yang setiap hari bekerja diluar ruangan?
Akankah mereka mengucap syukur atas berkah yang Engkau berikan? ataukah mungkin justru akan mengomel dan mengucap “kenapa harus turun hujan sih, kan jadi susah buat kerja”
Bila aku membayangkan mereka, aku amat sangat bersyukur karena aku jauh lebih beruntung dari pada mereka, karena aku ga akan kehujanan seperti mereka saat bekerja.
Aku bekerja didalam ruangan ber-ac, bisa internetan, ga kepanasan dan yang pasti saat musim hujan begini aku ga kehujanan (kecuali kalo hujan pagi hari berarti aku juga berangkat kekantor hujan-hujanan🙂 ).

Denpasar, 06 Des’07, i love rain

13 Tanggapan to "Rain"

Aku juga suka hujan. dulu waktu kecil, di sawah, aku dan kawan2 sering banget menari bersama derasnya hujan dan desau angin. Dus, Konsekuensinya disemprot sama ibu. Sekarang, pengin sih, tapi malu.

teee… sateeeee (teriak pake aksen madura )

sate umbi,sate singkong…….
ayooo ayoo ayooo
beli satu dapet setengah….
bisa buat obat awet muda,dan temukan juga kupon gosok berhadiah langsung di tiap bungkusnya

ayoo…mari…marii mariii
tee sateee…..
sate..ubi…sate singkong…

sate jengkol juga ada… ayo… ayo…
mumpung ujan makan yang anget-anget…..
silakan sate te sateee

Your hearth is so tender… it’s aun existe amor De🙂

empatinya patut diacungi jempol.

bagi sebagian orang hujan menjadi penghalang, tapi tidak sedikit loh yang justru terbantu karenanya. di bogor yang kota hujan, penjual gorengan keliling lumayan laku pas hujan. karena dingin-dingin kan enak tuh makan gorengan anget-anget😉

Iya sih, sering juga kepikiran seperti itu… Jadi berasa gimanaaa gitu…

Indahnya hujan dan indahnya bersukur,

Adek tentu bersukur,
yang ngantor dan ngenetnya diruang yang suhunya selalu terukur,

Eh ternyata situkang sate pun bersukur,
“Masih beruntung aku dibanding si tukang cukur yang barangkali pelanggannya pada kabur”,
Karena ” Terimakasih ya Alloh walau badanku kuyup karena hujan yang mengguyur,
Tentu tanamanku dikampung yang tak seberapa bisa tumbuh dengan subur”,

Eh( lagi) ternyata situkang cukur pun bersukur,
” Alhamdullillah, walau karena hujan pelangganku pada kabur,
Hujan- hujan begini… asik juga dipake tidur”,
Hap hap hap bueeesssssss…. si tukang cukur tidur sampai mendengkur,

Sayapun patut bersukur,
Loncar ngindarin takut kecipratan mobil liwat eh sepatu- sandal coklat ku nyebur,
Ke lobang jalan yang huh kotor dan penuh lumpur,
Tapi mendingan kena lumpur ato kecipratan sih Broer?

#muliaarif
ma’aciii…mbak cantik

#seva
aku dulu waktu kecil juga suka hujan2an didepan rumah, tapi ga sampe disemprot ibu sih he..he..he…
kenapa harus malu kalo mo hujan2an? gpp lagi kalo sekali-sekali pengen menikmati segarnya air hujan,masih sah2 aja🙂

#baliazura
wakakaka…..gubrak….

#mbak yoga
aun existe amor?? ehm…..

#bumisegoro
hujan2 emang enaknya maem yang hangat-hangat sambil nonton tv he..he..he..ehm…i love it

#suandana
berasa gimana mas???:mrgreen:

#rumahkayubekas
lho sepatu sandal cokelat ketemu tha?
daripada kena lumpur mendingan kena ciprat broer he..he..he..

berasa gimana mas???:mrgreen:

Yah, berasa beruntung banget… Berasa sedih… Bertanya-tanya… Campur aduk deh, pokoknya…😐

di Nusa Penida, hujan bagaikan emas..berharga banget, turunnya jaranggggg banget bisa ampe dua taon. maka pasrahlah petani2 di desa

#suandana
iya deh, silahkan menikmati segala rasa yang bercampur kayak es teler he3

#Made
iya, di Nusa emang hujannya susah, ngomong2 bli made dari nusa penida? aku punya lho teman dari nusa

@adek, iya dari Nusa Penida..waktu kopdar desa dusun, datengkah?

#made
waktu kopdar saya ga bisa dateng bli, waktu itu yang dateng cuma teman saya doang namanya bli Baliazura, bli made kenal ga ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: