Posted by: adek on: Januari 17, 2008
Tahu ga sih??
Saat demam emas melanda Amerika di tahun 1848, tersebutlah
seorang pemuda usia 20 tahun di New York berniat mengadu nasib.
Namanya Levi Strauss.
Ditempat asalnya ia adalah seorang penjual pakaian. Strauss
berangkat ke California dengan berbekalkan beberapa potong
tekstil untuk dijual selama perjalanan ke Barat.
Karena memang dasarnya berbekal nekat belaka, sesampai di
California, Levi Strauss telah menjual semua barang yang
dimilikinya, kecuali segulung kanvas. Segulung kanvas? Apa
gunanya? Siapa yang mau memakai pakaian dibuat dari kanvas? Atau
mungkin?
Di California, Strauss memperhatikan bahwa para pekerja tambang
memiliki celana yang cepat sekali rusak. Untuk itu Strauss
mencoba membuat celana kerja dari bahan kanvas dan menjual
celana itu kepada para penambang. Celana dari kanvas itu laku
keras. Banyak penambang membeli celana kanvas dari Strauss.
Karena tidak sepenuhnya suka dengan bahan kanvas, Strauss mulai
menggunakan bahan lain yang dipesannya dari Genoa, Italia. Para
pemintal disana menyebut bahan itu “jeans”, dan mulailah ia
memproduksi celana jeans pertamanya, yang diberi merk “Levi’s”
Hanya dalam waktu singkat celana ini menjadi “pakaian resmi”
para penambang dan koboi, dan akhirnya dapat kita temui sekarang
sebagai “pakaian kebangsaan” banyak orang.
wah ternyata jeans kita itu pakaian resmi para pekerja tambang ya
Januari 17, 2008 pada 6:15 am
klo sarung sapa yang baut ya dek….
bisa ga digabungkan sarung dan jins jadi jins kotak-kotak or sarung belel hiksss